Kembali ke BlogAir

El Nino Bikin Sumur Mengering? Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Air Tanah

A
Admin UserAuthor
8 Oktober 2026
17 Menit Baca
El Nino Bikin Sumur Mengering? Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Air Tanah

"Mengapa El Nino bisa membuat sumur mengering? Kenali hubungan El Nino, berkurangnya curah hujan, recharge air tanah, hingga turunnya ketersediaan air."

Pernah bertanya-tanya kenapa sumur bisa mengering saat El Nino? Fenomena El Nino memang tidak membuat air tanah hilang secara langsung. Namun, El Nino di Indonesia umumnya menyebabkan curah hujan berkurang karena pusat pertumbuhan awan bergeser menjauhi wilayah Indonesia. Ketika kondisi kering berlangsung lebih lama, ketersediaan air, termasuk air tanah, ikut tertekan.

Dari Hujan Berkurang hingga Sumur Mengering

Hubungannya sebenarnya cukup sederhana. Air hujan merupakan salah satu sumber utama pengisian kembali (recharge) air tanah. Ketika hujan semakin jarang, air yang meresap ke dalam tanah juga berkurang. Jika kondisi tersebut berlangsung cukup lama, muka dan debit air tanah dapat menurun. Sumur dangkal menjadi salah satu sumber air yang paling rentan terdampak karena sangat bergantung pada kondisi air tanah dekat permukaan.

Kondisi ini bukan sekadar teori. Pada periode El Nino dan musim kemarau 2023, BMKG mencatat adanya penurunan ketersediaan air tanah di sejumlah wilayah, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Badan Geologi juga melaporkan kasus masyarakat mengalami kesulitan air bersih akibat mengeringnya sungai dan sumur, terutama pada daerah dengan potensi air tanah dangkal yang terbatas.

Tidak Semua Sumur Akan Mengering

Menariknya, dampak El Nino terhadap air tanah tidak sama di setiap daerah. Kondisinya dipengaruhi oleh curah hujan, jenis tanah dan batuan, kondisi akuifer, kedalaman sumur, penggunaan air tanah, hingga karakteristik daerah tersebut. Artinya, dua wilayah yang sama-sama mengalami kemarau belum tentu mengalami penurunan air tanah dengan tingkat yang sama.

Karena itu, ketika sumur mengering saat El Nino, persoalannya tidak cukup dilihat dari “hujannya sedang sedikit”. Kondisi geologi dan hidrogeologi setempat juga perlu dipahami. Daerah dengan akuifer dangkal dan kemampuan recharge yang rendah tentu lebih rentan terhadap kekeringan air tanah.

Jadi, Apa yang Bisa Dilakukan?

El Nino dan kekeringan air tanah menjadi pengingat bahwa air tanah bukan cadangan yang tidak terbatas. Konservasi daerah resapan, pemanenan air hujan, sumur resapan, serta penggunaan air tanah secara bijak dapat membantu mengurangi tekanan terhadap sumber daya air. Pada akhirnya, memahami kondisi air tanah bukan hanya penting ketika sumur sudah mengering, tetapi jauh sebelum masalah itu terjadi.



Butuh mengetahui potensi dan kondisi air tanah di area Anda?

Rizqu Konsultan dapat membantu kebutuhan survei dan eksplorasi sumber daya air untuk memahami kondisi bawah permukaan secara lebih terarah.

WhatsApp: 0813-9300-0770

Topik Terkait

Butuh Konsultasi Lebih Lanjut?

Tim ahli kami siap membantu Anda menyelesaikan tantangan perizinan dan operasional bisnis Anda dengan solusi yang tepat.

Butuh Layanan Lingkungan? Klik di sini!
Rizqu Lingkungan